Gerakan Indonesia Cerdas Literasi

tokohpedia

Komik Literasi Seri Pendidikan Moral: Selalu Bersyukur

Sumber dan Kontributor pendidikan.id sman21batam.sch.id Hak Cipta Dilindungi Undang-undang Isi buku ini, baik sebagian maupun seluruhnya, dilarang diperbanyak dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari penerbit, kecuali dalam hal pengutipan untuk keperluan penulisan artikel atau karangan ilmiah. Kontribusi Kolaborasi elibrary.id untuk Aksi Publikasi Literasi Visi Gerakan Indonesia Cerdas Literasi bersama elibrary.id adalah untuk melepas belenggu keterbelakangan ilmu pengetahuan […]

Komik Literasi Seri Pendidikan Moral: Selalu Bersyukur Read More »

Soegondo Djojopoespito, Tokoh Dibalik Sumpah Pemuda

Sugondo Djodjopuspito (22 Februari 1905 – 23 April 1978) adalah tokoh pemuda tahun 1928 yang memimpin Kongres Pemuda Indonesia Kedua dan menghasilkan Sumpah Pemuda, dengan motto: Satu Nusa, Satu Bangsa, dan Satu Bahasa: Indonesia.  Sumber dan Kontributor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Kebudayaan Museum Sumpah Pemuda, 2014 Website: museumsumpahpemuda.kemdikbud.go.id Hak Cipta Dilindungi Undang-undang Isi

Soegondo Djojopoespito, Tokoh Dibalik Sumpah Pemuda Read More »

100 Pahlawan Nusantara: Drs. Mohammad Hatta, Bapak Koperasi Indonesia

Lahir : Bukittinggi, 12 Agustus 1902 Wafat : Jakarta, 14 Maret 1980 Mohammad Hatta adalah lulusan Sekolah Tinggi Ekonomi di Rotterdam, Belanda. Ia juga dikenal sebagai Bapak Koperasi Indonesia. Selama kuliah di Belanda, Hatta bergabung dengan Perhimpunan Indonesia (PI), yaitu organisasi pelajar Indonesia di Belanda. Bahkan, ia diangkat menjadi ketuanya selama empat tahun berturut-turut (1926—1930).

100 Pahlawan Nusantara: Drs. Mohammad Hatta, Bapak Koperasi Indonesia Read More »

100 Pahlawan Nusantara: dr. Wahidin Soedirohoesodo (dr. Wahidin Sudirohusodo) Senang Bergaul dengan Rakyat Kecil

Lahir : Yogyakarta, 7 Januari 1852 Wafat : Yogyakarta, 26 Mei 1917 Ia adalah seorang dokter lulusan STOVIA yang senang bergaul dengan rakyat kecil. Selama menjalankan tugasnya sebagai dokter pun, ia lebih mengutamakan pasien rakyat kecil. Beliau sangat prihatin melihat kondisi bangsa saat itu. Miskin, terbelakang, dan masih menjadi bangsa terjajah. Akhirnya, ia bergerak mengumpulkan

100 Pahlawan Nusantara: dr. Wahidin Soedirohoesodo (dr. Wahidin Sudirohusodo) Senang Bergaul dengan Rakyat Kecil Read More »

100 Pahlawan Nusantara: dr. Tjipto Mangoenkoesoemo (dr. Cipto Mangunkusumo), Tokoh Tiga Serangkai

Lahir : Jepara, 4 Maret 1886 Wafat : Jakarta, 8 Maret 1943 Perjuangannya dimulai saat ia sekolah kedokteran di STOVIA. Ia kerap memprotes peraturan-peraturan yang bersifat kolonial, yang menganggap kulit putih lebih tinggi derajatnya dibandingkan pribumi. Ia adalah salah satu tokoh Tiga Serangkai yang mendirikan Indische Partij (IP) pada 25 Desember 1912. Belum genap setahun,

100 Pahlawan Nusantara: dr. Tjipto Mangoenkoesoemo (dr. Cipto Mangunkusumo), Tokoh Tiga Serangkai Read More »

100 Pahlawan Nusantara: dr. Soetomo (dr. Sutomo) Pendiri Organisasi Modern Pertama di Indonesia

Lahir : Ngepeh, Jawa Timur 30 Juli 1888 Wafat : Surabaya, 30 Mei 1938 Bersama teman-temannya di STOVIA, pada 1908 dr. Soetomo berhasil mendirikan Budi Utomo, organisasi modern pertama yang menjadi tonggak kebangkitan nasional. Budi Utomo bergerak di bidang sosial dan budaya. Ia sendiri menjabat sebagai ketuanya. Selain aktif di bidang kedokteran, ia juga aktif

100 Pahlawan Nusantara: dr. Soetomo (dr. Sutomo) Pendiri Organisasi Modern Pertama di Indonesia Read More »

100 Pahlawan Nusantara: Dr. Danudirdja Setiabudhi (E.F.E. Douwes Dekker) Rela Mengganti Nama Demi Perjuangan

Lahir : Pasuruan, 28 Oktober 1879 Wafat : Bandung, 28 Agustus 1950 Meskipun seorang peranakan Eropa, Douwes Dekker (DD) merasa dirinya adalah orang Indonesia yang harus berjuang melawan penjajahan. Pada tahun 25 Desember 1912, bersama dengan Soewardi Soerjaningrat dan dr. Tjipto Mangoenkoesoemo, ia mendirikan Indische Partij (IP). Ketiga tokoh itu kemudian dikenal dengan sebutan “Tiga

100 Pahlawan Nusantara: Dr. Danudirdja Setiabudhi (E.F.E. Douwes Dekker) Rela Mengganti Nama Demi Perjuangan Read More »

100 Pahlawan Nusantara: Brigjen TNI (Anumerta) Ignatius Slamet Riyadi Dikagumi Komandan Pasukan Belanda

Lahir : Solo, 26 Juli 1927 Wafat : Ambon, 4 November 1950 Ia adalah lulusan Sekolah Tinggi Pelayaran dan mendapat ijazah Navigasi Laut peringkat pertama. Setelah Jepang masuk ke Indonesia, Riyadi memutuskan keluar dari pekerjaannya dan ikut berjuang untuk kemerdekaan. Selama 3 tahun melawan Jepang, tak sekali pun Jepang berhasil menangkapnya. Ia lalu diangkat menjadi

100 Pahlawan Nusantara: Brigjen TNI (Anumerta) Ignatius Slamet Riyadi Dikagumi Komandan Pasukan Belanda Read More »

100 Pahlawan Nusantara: Abdul Muis Ikut Menggagas Pendirian ITB (Institut Teknologi Bandung)

Lahir : Bukittinggi, 3 Juli 1883 Wafat : Bandung, 17 Juni 1959 Abdul Muis adalah sastrawan dan wartawan yang aktif berorganisasi untuk memperjuangkan hak-hak rakyat kecil dari penjajah Belanda. Setelah bekerja di beberapa surat kabar, pada tahun 1924 ia mendirikan surat kabar Kaoem Kita. Melalui tulisan-tulisannya, ia sering mengkritik kebijakan pemerintahan Belanda. Karya sastranya yang

100 Pahlawan Nusantara: Abdul Muis Ikut Menggagas Pendirian ITB (Institut Teknologi Bandung) Read More »

Aesop: Budak yang Pandai Bercerita

Aesop lahir pada tahun 620 SM. Ada beberapa versi yang berbeda tentang tempat kelahirannya. Ada yang mengatakan dia lahir di Thrace. Ada pula yang mengatakan Phaedrus dan Phrygia sebagai tempat kelahirannya. Aesop meninggal pada tahun 564 SM. Budak yang Pandai Bercerita Kehidupan Aesop tidak diketahui secara pasti. Dalam buku Aesop Romance, disebutkan kalau Aesop adalah

Aesop: Budak yang Pandai Bercerita Read More »

Amelia Earhart: Pilot Wanita Pemberani

  Amelia Mary Earhart lahir di Kansas, Amerika Serikat, pada 24 Juli 1897. Pada 2 Juli 1937, Amelia dan pesawatnya hilang di tengah Samudera Pasifik, dekat Pulau Howland. Amelia dinyatakan tewas pada tanggal 5 Januari 1939. Petualang Kecil Amelia lahir di Atchison, Kansas. Sejak kecil, Amelia suka bertualang. Bersama adiknya, dia sering memanjat pohon, meluncur

Amelia Earhart: Pilot Wanita Pemberani Read More »

Anne Frank: Gadis Muda dan Buku Harian yang Terkenal

Annelies Marie Frank yang lebih dikenal dengan nama Anne Frank, lahir di Frankfurt am Main, Jerman, pada 12 Juni 1929. Anne dan keluarganya ditangkap pasukan Nazi yang anti-Yahudi. Anne meninggal akibat penyakit tifus di Kamp Konsentrasi Bergen-Belsen, awal Maret 1945. Diburu oleh Nazi Anne adalah anak kedua dari Otto dan Edith Frank. Mereka adalah keluarga

Anne Frank: Gadis Muda dan Buku Harian yang Terkenal Read More »

100 Pahlawan Nusantara: Untung Surapati Pembawa Keberuntungan Keluarga Belanda

Lahir : Bali, 1660 Wafat : Bangil, 5 November 1706 Dari kecil, ia tinggal di rumah seorang perwira VOC bernama, Edelaar Moor sebagai budak suruhan. Semenjak kehadiran dirinya di rumah Moor, karir dan kekayaan Moor meningkat pesat. Karena banyak membawa keberuntungan, Moor kemudian memanggilnya dengan nama “Untung”. Namun setelah dewasa, Untung berani mencintai bahkan menikahi

100 Pahlawan Nusantara: Untung Surapati Pembawa Keberuntungan Keluarga Belanda Read More »

100 Pahlawan Nusantara: Tuanku Tambusai Tak Pernah Menyerah Kepada Belanda

Lahir : Rokan Hulu, Riau 5 November 1784 Wafat : Negeri Sembilan, Malaysia 12 November 1882 Nama aslinya adalah Muhammad Saleh. Ia adalah putra pejabat tinggi agama di Kerajaan Tambusai. Awalnya, Tuanku Tambusai ikut membantu perjuangan Tuanku Imam Bonjol di Sumatera Barat. Setelah Imam Bonjol tertangkap Belanda, Tuanku Tambusai kemudian meneruskan perjuangannya dengan menyerang pos

100 Pahlawan Nusantara: Tuanku Tambusai Tak Pernah Menyerah Kepada Belanda Read More »

100 Pahlawan Nusantara: Tuanku Imam Bonjol Diadu Domba Belanda dengan Kaum Adat

Lahir : Tanjung Bunga, Sumatera Barat, 1772 Wafat : Menado, Sulawesi Utara, 8 November 1864 Nama aslinya adalah Muhammad Sahab. Pada tahun 1807, ia mendirikan benteng di kaki Bukit Tajadi yang kemudian diberi nama Bonjol. Sejak saat itu, ia dikenal dengan nama Tuanku Imam Bonjol. Pada tahun 1821, Belanda berhasil mengadu domba Kaum Paderi (agama)

100 Pahlawan Nusantara: Tuanku Imam Bonjol Diadu Domba Belanda dengan Kaum Adat Read More »

100 Pahlawan Nusantara: Teungku Cik Di Tiro Meninggal Karena Diracun Belanda

Lahir : Tiro, Pidie, Aceh, 1836 Wafat : Benteng, Aneuk Galong, Aceh, Januari 1891 Ia salah seorang pejuang besar dari Aceh. Saat menunaikan ibadah haji, ia mendapat banyak pencerahan tentang semangat perjuangan melawan penjajahan dari para pemimpin Islam di  Timur Tengah. Sekembali dari ibadah haji, Cik Di Tiro kemudian mengobarkan semangat jihad melawan Belanda dengan

100 Pahlawan Nusantara: Teungku Cik Di Tiro Meninggal Karena Diracun Belanda Read More »

100 Pahlawan Nusantara: Teuku Umar dan Uang 800 Ribu Gulden

Lahir : Meulaboh, Aceh 1854 Wafat : Meulaboh, Aceh 11 Februari 1899 Suami Cut Nyak Dien ini adalah pejuang yang tangguh dan memiliki taktik perang yang cerdik. Pada tahun 1893, ia berpura-pura tunduk pada Belanda untuk mendapatkan perbekalan dan persenjataan yang cukup. Usahanya berhasil. Belanda pun memberinya pasukan dengan persenjataan lengkap. Pada tahun 1896, Teuku

100 Pahlawan Nusantara: Teuku Umar dan Uang 800 Ribu Gulden Read More »

Siapa Penjahit Bendera Pusaka Merah Putih yang Dikibarkan pada Hari Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945?

Jepang menjanjikan kemerdekaan untuk Indonesia. Bendera Merah Putih juga boleh dikibarkan dan lagu Kebangsaan Indonesia Raya diizinkan berkumandang. Ibu Fatmawati, istri Presiden Soekarno kemudian berpikir bahwa memerlukan bendera Merah Putih untuk dikibarkan di Pegangsaan 56. Pada waktu itu tidak mudah untuk mendapatkan kain merah dan putih di Indonesia. Barang-Barang bekas impor, semuanya berada di tangan orang

Siapa Penjahit Bendera Pusaka Merah Putih yang Dikibarkan pada Hari Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945? Read More »

Siapa Nama Ibu Negara Indonesia Pertama?

Ibu Fatmawati (5 Februari 1923 – 14 Mei 1980) adalah istri dari Presiden Indonesia pertama Soekarno. Ia menjadi Ibu Negara Indonesia pertama dari tahun 1945 hingga tahun 1967 dan merupakan istri ke-3 dari presiden pertama Indonesia, yaitu Soekarno. Ibu Fatmawati juga merupakan ibunda dari presiden kelima Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri. Ia juga dikenal akan jasanya dalam menjahit

Siapa Nama Ibu Negara Indonesia Pertama? Read More »

Page 3 of 10
1 2 3 4 5 10
💳 Donasi via PayPal 🤲 Dukung via Kitabisa
error: Content is protected !!
Sambut Bulan Suci Ramadhan 2026