
Semester 1 Bab 4: Pelestarian Hewan dan Tumbuhan
031. Mengapa Hewan dan Tumbuhan Langka Harus Dilindungi?
Jawab:
Hewan dan tumbuhan langka harus dilindungi karena jumlahnya semakin sedikit di alam. Jika punah, keseimbangan ekosistem akan terganggu. Misalnya, jika harimau punah, populasi rusa bisa melonjak dan menghabiskan rumput di hutan.
Melindungi mereka berarti menjaga rantai makanan dan kehidupan bumi tetap seimbang.
032. Apa Penyebab Hewan dan Tumbuhan Menjadi Langka?
Jawab:
Penyebab utama hewan dan tumbuhan menjadi langka adalah perusakan habitat, perburuan liar, dan perubahan iklim. Ketika hutan ditebang atau sungai tercemar, tempat tinggal hewan hilang. Selain itu, pemburu yang mengambil gading, kulit, atau bulu juga membuat populasinya menurun cepat.
Karena itu, manusia harus menjaga alam agar tetap lestari.

033. Apa Itu Cagar Alam dan Mengapa Penting?
Jawab:
Cagar alam adalah kawasan yang dilindungi pemerintah untuk melestarikan hewan, tumbuhan, dan ekosistem alaminya. Di sana, manusia tidak boleh menebang pohon, berburu, atau membangun gedung.
Cagar alam penting karena menjadi tempat aman bagi hewan dan tumbuhan langka agar bisa berkembang biak tanpa gangguan manusia.
034. Apa Bedanya Cagar Alam dan Suaka Margasatwa?
Jawab:
Cagar alam melindungi semua jenis tumbuhan dan hewan dalam kondisi alami, sedangkan suaka margasatwa lebih fokus pada perlindungan hewan liar tertentu.
Misalnya, Suaka Margasatwa Ujung Kulon dibuat untuk melindungi Badak Jawa, sementara Cagar Alam Pananjung Pangandaran melindungi flora dan fauna hutan pantai.
035. Bagaimana Cara Manusia Melestarikan Hewan Langka?
Jawab:
Manusia melestarikan hewan langka dengan membuat program konservasi, seperti penangkaran dan pembiakan di kebun binatang atau pusat riset. Hewan-hewan tersebut dirawat hingga cukup banyak, lalu dilepas kembali ke alam.
Selain itu, pendidikan dan kampanye lingkungan juga membantu masyarakat agar tidak memburu atau merusak habitatnya.
036. Mengapa Pohon Termasuk Bagian Penting dalam Ekosistem?
Jawab:
Pohon menghasilkan oksigen yang dibutuhkan manusia dan hewan untuk bernapas. Akar pohon menjaga tanah agar tidak longsor, dan daunnya menjadi tempat hidup serangga dan burung.
Jika banyak pohon ditebang, udara menjadi kotor, tanah gersang, dan banyak hewan kehilangan tempat tinggal.
037. Apa Akibatnya Jika Hewan Langka Punah dari Bumi?
Jawab:
Jika hewan langka punah, rantai makanan akan terganggu, dan keseimbangan alam rusak. Misalnya, punahnya lebah dapat membuat tumbuhan sulit berkembang biak karena tidak ada penyerbukan.
Punahnya satu spesies bisa memengaruhi banyak kehidupan lain — termasuk manusia.
038. Bagaimana Sekolah Bisa Ikut Menjaga Kelestarian Alam?
Jawab:
Sekolah bisa membuat program cinta lingkungan, seperti menanam pohon, membuat taman kecil, memilah sampah, dan mendaur ulang barang bekas.
Dengan kegiatan itu, siswa belajar langsung bagaimana menjaga bumi dan menghargai makhluk hidup.
039. Apa Itu Program Penangkaran Hewan?
Jawab:
Program penangkaran hewan adalah usaha membiakkan hewan langka di tempat khusus yang aman dan terkontrol. Contohnya, penangkaran komodo di Pulau Rinca dan penangkaran penyu di Bali.
Program ini membantu hewan berkembang biak tanpa ancaman pemburu, sebelum dilepas kembali ke alam liar.
040. Mengapa Manusia Harus Hidup Selaras dengan Alam?
Jawab:
Manusia tidak bisa hidup tanpa alam. Kita butuh udara dari pohon, air dari sungai, dan makanan dari tumbuhan serta hewan. Jika alam rusak, manusia pun ikut menderita.
Hidup selaras berarti menggunakan sumber daya dengan bijak, tidak berlebihan, dan ikut menjaga kelestarian bumi untuk generasi berikutnya.



