
Semester 2 Bab 7: Perbedaan Waktu dan Rotasi Bumi
061. Apa yang Dimaksud dengan Rotasi Bumi?
Jawab:
Rotasi Bumi adalah perputaran Bumi pada porosnya dari barat ke timur. Waktu yang dibutuhkan Bumi untuk satu kali rotasi adalah 24 jam.
Akibat rotasi inilah terjadi pergantian siang dan malam, serta perbedaan waktu di berbagai belahan dunia.
062. Mengapa Terjadi Siang dan Malam di Bumi?
Jawab:
Siang dan malam terjadi karena Bumi berputar pada porosnya (rotasi).
Bagian Bumi yang menghadap Matahari mengalami siang, sedangkan bagian yang membelakangi Matahari mengalami malam.
Proses ini terjadi terus-menerus setiap hari, membuat waktu di Bumi selalu bergantian antara siang dan malam.

063. Mengapa Matahari Terlihat Terbit dari Timur dan Terbenam di Barat?
Jawab:
Matahari sebenarnya tidak bergerak mengelilingi Bumi. Bumilah yang berputar dari barat ke timur, sehingga seolah-olah Matahari terbit dari timur dan tenggelam di barat.
Fenomena ini hanyalah ilusi optik akibat rotasi Bumi, dan bisa diamati setiap pagi dan sore hari.
064. Berapa Lama Waktu yang Diperlukan Bumi untuk Satu Kali Rotasi?
Jawab:
Bumi memerlukan waktu sekitar 23 jam 56 menit 4 detik untuk berputar satu kali pada porosnya. Namun, untuk memudahkan, kita menyebutnya 24 jam atau satu hari penuh.
Selama waktu itu, setiap daerah di dunia bergantian mengalami siang dan malam.
065. Apa Akibat Rotasi Bumi terhadap Kehidupan di Bumi?
Jawab:
Rotasi Bumi menyebabkan beberapa hal penting, yaitu terjadinya siang dan malam, perbedaan waktu di berbagai tempat, serta arah bayangan benda yang berubah sepanjang hari.
Tanpa rotasi, sebagian Bumi akan terus panas disinari Matahari, sedangkan bagian lain terus gelap dan dingin.
066. Mengapa Ada Perbedaan Waktu di Berbagai Negara?
Jawab:
Perbedaan waktu terjadi karena Bumi berbentuk bulat dan berputar pada porosnya. Setiap daerah mendapat sinar Matahari pada waktu yang berbeda.
Itulah sebabnya, ketika di Indonesia sudah pagi, di Amerika Serikat masih malam. Semua tergantung pada posisi daerah terhadap Matahari.
067. Apa yang Dimaksud dengan Zona Waktu?
Jawab:
Zona waktu adalah pembagian wilayah di Bumi berdasarkan perbedaan waktu akibat rotasi.
Bumi dibagi menjadi 24 zona waktu, masing-masing mewakili satu jam perbedaan.
Indonesia sendiri memiliki tiga zona waktu, yaitu Waktu Indonesia Barat (WIB), Waktu Indonesia Tengah (WITA), dan Waktu Indonesia Timur (WIT).
068. Mengapa Indonesia Memiliki Tiga Zona Waktu?
Jawab:
Indonesia membentang sangat luas dari barat ke timur, sehingga setiap wilayah menerima cahaya Matahari pada waktu yang berbeda.
Oleh karena itu, dibuat tiga zona waktu agar aktivitas masyarakat lebih teratur:
- WIB (Sumatra, Jawa, Kalimantan Barat/Tengah)
- WITA (Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan Selatan/Timur, Sulawesi)
- WIT (Maluku, Papua)
069. Bagaimana Cara Menentukan Perbedaan Waktu Antarwilayah?
Jawab:
Setiap 15° bujur di Bumi mewakili selisih satu jam waktu.
Contohnya, Jakarta berada di 105° BT dan Jayapura di 140° BT. Selisihnya 35°, berarti Jayapura lebih cepat 2 jam 20 menit dari Jakarta.
Perhitungan ini membantu menentukan waktu lokal di seluruh dunia.
070. Mengapa Penting Memahami Rotasi Bumi dan Zona Waktu?
Jawab:
Memahami rotasi Bumi dan zona waktu membantu kita mengetahui waktu dengan benar, menyesuaikan jadwal kegiatan, dan memahami fenomena alam.
Ilmu ini juga penting dalam penerbangan, komunikasi global, hingga perencanaan kegiatan internasional.
Dengan memahami rotasi Bumi, kita belajar menghargai keteraturan ciptaan Allah di alam semesta.



