- Perintis Kemerdekaan Indonesia.
- Pendiri Persatuan Bangsa Indonesia (PBI) bersama dr. Soetomo.
- Anggota Volksraad.
- Sekretaris Gabungan Politik Indonesia (Gapi).
- Memimpin surat kabar Asia Raya.
- Pembina majalah Mimbar Indonesia.
- Duta Besar di Italia, Vatikan, RRC.
- Wakil Tetap Indonesia di PBB
- Pada 1937, Sukardjo Wirjopranoto diangkat menjadi anggota Dewan Rakyat, wakil dari Budi Utomo.
- Sukardjo Wirjopranoto aktif pula di Gabungan Politik Indonesia (GAPI).
- Pada 1939, GAPI melancarkan perjuangan dengan semboyan “Indonesia Berparlemen”.
- GAPI juga berhasil menyelenggarakan Kongres Rakyat Indonesia di Jakarta
- Pada 1943 ia juga ditunjuk sebagai anggota Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia.
- Setelah Indonesia merdeka, ia diangkat sebagai juru bicara Kabinet Syahrir.
- Selain itu, ia juga mendirikan majalah Mimbar Indonesia di Jakarta
Sukarjo adalah putra Bapak Wiryodiharjo yang bekerja pada Jawatan Kereta Api pada zaman Hindia Belanda.
Ibunya berasal dari Purwokerto, keturunan seorang alim ulama, bernama Kyai Asmadi.
Sukarjo dilahirkan di Desa Kasugihan dan mempunyai saudara berjumlah tujuh orang dan ia adalah anak keenam.
Ketika Sukarjo berumur tiga tahun, ayahnya meninggal dunia.
Sehingga ia dan saudara-saudaranya dibesarkan oleh Ibu Wiryodiharjo.
Pada masa sekolah, Sukarjo menempuh pendidikannya di Europeesche Lagere School (ELS) atau Sekolah Dasar zaman Hindia Belanda.
Pada tahun 1917, Sukarjo lulus dari ELS.
Setelah itu, ia melanjutkan pendidikannya di Sekolah Hukum atau Rechtsschool di Jakarta.
Lima tahun kemudian setelah lulus dari Sekolah Hukum, ia mulai bekerja sebagai pegawai negeri.

Sumber dan Kontributor
- direktoratk2krs.kemsos.go.id
- id.wikipedia.org
- Penyunting: elibrary.id