Beliau memiliki periuk raksasa yang terus menerus dinyalakan untuk memberi makan rakyatnya.
Beliau juga mendirikan masjid Al-Aqsa dan istana yang sangat megah.
Keistimewaan itu tidak membuatnya lupa diri.
Ketika melakukan perjalanan besar bersama pasukannya, tiba-tiba Nabi Sulaiman menyuruh mereka berhenti.
“Berhentilah, kita melewati sekawanan semut yang hendak masuk ke sarangnya. Jangan sampai kalian menginjaknya.”
Para semut pun berterima kasih kepada Nabi Sulaiman yang penyayang.
Sumber dan Kontributor
- Judul Buku: Aku Cinta Rasul: Kisah Teladan 25 Nabi & Rasul
- Penulis: Kak Nurul Ihsan
- Ilustrasi: Aep Saepudin
- Penerbit: Pustaka Ilham
Hak Cipta Dilindungi Undang-undang
Isi buku ini, baik sebagian maupun seluruhnya, dilarang diperbanyak dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari penerbit, kecuali dalam hal pengutipan untuk keperluan penulisan artikel atau karangan ilmiah.