Di depan berhala Ba’al, Bani Israel melakukan perbuatan yang amat menyesatkan.
Mereka menyembah patung Ba’al, mabuk-mabukan, dan berjudi.
Mereka menindas orang miskin yang tak berpunya.
Sehingga yang miskin semakin kelaparan dan yang kaya terlalu berlebihan.
“Ba’al mengutuk orang miskin dan tak mampu membayar hutang,” begitu teriak mereka.
Di kota Ba’labak itu Allah menurunkan Nabi Ilyas seorang nabi yang berhati lembut dan sabar.
“Tahukah kalian apa yang terjadi setelah kalian mati?” begitu Nabi Ilyas mendakwahi mereka.
“Kita akan hidup abadi, bahagia selama-lamanya atau menderita selama-lamanya!”
Lalu nabi Ilyas menjelaskan lebih lanjut, “Hidup yang abadi itu bukan milik Ba’al, tetapi milik Allah tuhan semesta alam.”
Mereka tertawa-tawa mendengar penjelasan Nabi Ilyas, “Engkau kuno Ilyas, Allah itu tuhan kami yang sudah lama.”
Sumber dan Kontributor
- Judul Buku: Aku Cinta Rasul: Kisah Teladan 25 Nabi & Rasul
- Penulis: Kak Nurul Ihsan
- Ilustrasi: Aep Saepudin
- Penerbit: Pustaka Ilham
Hak Cipta Dilindungi Undang-undang
Isi buku ini, baik sebagian maupun seluruhnya, dilarang diperbanyak dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari penerbit, kecuali dalam hal pengutipan untuk keperluan penulisan artikel atau karangan ilmiah.