Nabi Zakaria AS pun melarikan diri menuju sebuah kebun di Baitul Maqdis.
Dengan seizin Allah, Nabi Zakaria AS dapat bersembunyi ke dalam sebuah pohon.
اِنَّ الَّذِيْنَ يَكْفُرُوْنَ بِاٰيٰتِ اللّٰهِ وَيَقْتُلُوْنَ النَّبِيّٖنَ بِغَيْرِحَقٍّۖ وَّيَقْتُلُوْنَ الَّذِيْنَ يَأْمُرُوْنَ بِالْقِسْطِ مِنَ النَّاسِۙ فَبَشِّرْهُمْ بِعَذَابٍ اَلِيْمٍ
Innal-lażīna yakfurūna bi’āyātillāhi wa yaqtulūnan nabiyyīna bigairi ḥaqq(in), wa yaqtulūnal-lażīna ya’murūna bil-qisṭi minan-nās(i), fabasysyirhum bi‘ażābin alīm(in).
Sesungguhnya orang-orang yang kufur terhadap ayat-ayat Allah, membunuh para nabi tanpa hak (alasan yang benar), dan membunuh manusia yang memerintahkan keadilan, sampaikanlah kepada mereka kabar ‘gembira’ tentang azab yang pedih.
(QS. Ali ‘Imran: 21)
إنها لو لم تكن ربيبتي في حجري ما حَلَّتْ لي، إنها لبنت أخي من الرضاعة، أرضعتني وأبا سلمة ثُوَيْبَة فلا تَعْرضْن علي بناتكن ولا أخواتكن
“Andaikan dia bukan anak asuhanku, maka dia tidak halal bagiku. Dia adalah anak saudara sepersusuanku. Tsuwaibah menyusuiku dan juga Abu Salamah. Karena itu, janganlah kalian menawarkan untukku putriku atau saudaraku.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Sama seperti Nabi Yahya, begitu juga Nabi Zakaria rela mengorbankan jiwa dan raganya dalam berdakwah demi menegakkan kebenaran.
Sumber dan Kontributor
- Judul Buku: Kisah Teladan Nabi Zakaria Pengasuh Wanita Suci
- Naskah: Kak Nurul Ihsan
- Ilustrasi: Dini Tresnadewi
- Penerbit: Zikrul Kids
- https://litequran.net
Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Semua konten ini, baik sebagian maupun seluruhnya, dilarang diperbanyak, dishare, didownload, dikomersialkan, dicetak, dipublikasikan ulang dalam bentuk apa pun, tanpa izin tertulis dari penerbit dan admin elibrary.id.