

- Soal TKA: 03
- Mata Pelajaran Wajib: Bahasa Indonesia
- Judul: Makna Konotasi “Gulung Tikar”
- Kompetensi: Menganalisis makna kata denotasi dan konotasi.
- Subkompetensi: Membedakan penggunaan kata secara harfiah dan kiasan.
- Bentuk Soal: Pilihan Ganda Kompleks Kategori: Benar atau Salah
- Jenjang: SMA/MA/SMK/MAK
Pada akhir tahun, kondisi keuangan PT Maju Jaya semakin memburuk. Penjualan menurun drastis, sementara utang perusahaan menumpuk. Para karyawan mulai merasa cemas melihat gelagat tidak beres dari atasan mereka. Semua upaya untuk menyelamatkan perusahaan, mulai dari efisiensi biaya hingga mencari investor baru, tidak membuahkan hasil. Akhirnya, dalam sebuah rapat yang penuh kesedihan, pimpinan perusahaan mengumumkan keputusan berat. Dengan berat hati, ia menyatakan bahwa PT Maju Jaya harus gulung tikar karena tidak mampu lagi beroperasi.
#1. Pernyataan: Frasa “gulung tikar” dalam konteks bisnis selalu merujuk pada aktivitas membersihkan lantai.
Kunci Jawaban: Salah
Pembahasan: “Gulung tikar” adalah idiom yang bermakna konotatif, yaitu bangkrut atau menghentikan usaha. Makna denotatifnya adalah menggulung anyaman tikar.
Analisis Soal: Soal ini mengevaluasi pemahaman terhadap ungkapan atau idiom yang lazim digunakan dalam bahasa Indonesia.
Strategi Jawab: Pahami frasa yang merupakan idiom. Idiom hampir selalu memiliki makna konotasi, bukan makna literal dari tiap katanya.

Sumber referensi: Pusmendik