

- Soal TKA: 23
- Mata Pelajaran Wajib: Bahasa Indonesia
- Judul: Konotasi “Tikus” dalam Berita
- Kompetensi: Menganalisis makna kata denotasi dan konotasi.
- Subkompetensi: Membedakan penggunaan kata secara harfiah dan kiasan.
- Bentuk Soal: Pilihan Ganda Kompleks Kategori: “Setuju” atau “Tidak Setuju”
- Jenjang: SMA/MA/SMK/MAK
- Soal Cerita: Sebuah headline berita politik berbunyi: “Tikus-Tikus Berdasi itu Akhirnya Terjebak juga.” Seorang jurnalis senior menyatakan bahwa penggunaan kata “tikus” dalam headline tersebut adalah tepat karena menarik perhatian.
#1. Pernyataan: Saya setuju dengan pernyataan jurnalis senior tersebut bahwa penggunaan kata “tikus” secara konotatif itu tepat dalam berita.
Kunci Jawaban: Tidak Setuju
Pembahasan: Meskipun menarik perhatian, bahasa jurnalistik yang baik haruslah objektif dan netral. Penggunaan kata “tikus” yang bernilai konotasi negatif sangat kuat menunjukkan subjektivitas dan bias, sehingga tidak tepat untuk sebuah berita yang seharusnya faktual.
Analisis Soal: Soal ini menguji pemahaman tentang etika dan kaidah bahasa jurnalistik.
Strategi Jawab: Nilai apakah penggunaan kata tersebut sesuai dengan kaidah genre teksnya. Berita harus menghindari konotasi yang menyudutkan.

Sumber referensi: Pusmendik













