

- Soal TKA: 37
- Mata Pelajaran Wajib: Bahasa Indonesia
- Judul: Denotasi Kata dalam Teks Prosedur
- Kompetensi: Menganalisis makna kata denotasi dan konotasi.
- Subkompetensi: Membedakan penggunaan kata secara harfiah dan kiasan.
- Bentuk Soal: Pilihan Ganda (PG)
- Jenjang: SMA/MA/SMK/MAK
Bacaan:
Cara membuat kue brownies yang lezat memerlukan ketelitian dalam mengikuti setiap langkah. Pertama, panaskan oven hingga suhu 180 derajat Celsius. Kemudian, lelehkan 200 gram dark chocolate bersama 150 gram mentega dengan cara ditim.
Kocok tiga butir telur dengan 150 gram gula pasir hingga mengembang dan berwarna putih. Campurkan adonan telur dengan chocolate yang telah dilelehkan secara perlahan.
Masukkan 100 gram tepung terigu yang telah diayak, aduk rata tanpa overmixing. Tuang adonan ke dalam loyang yang telah diolesi mentega dan dialasi kertas roti. Panggang selama 25-30 menit atau hingga matang. Biarkan dingin sebelum dipotong dan disajikan.
#1. Soal: Kata “mengembang” dalam kalimat “Kocok tiga butir telur dengan 150 gram gula pasir hingga mengembang” memiliki makna denotasi…
Kunci Jawaban: A
Pembahasan: Kata “mengembang” dalam konteks pembuatan kue memiliki makna denotasi “bertambah besar volumenya karena proses pengocokan”. Ini adalah makna literal dari proses fisik di mana udara masuk ke dalam adonan sehingga volume bertambah.
Analisis Soal: Soal ini menguji pemahaman makna denotasi kata dalam konteks prosedur atau instruksi teknis. Siswa harus memahami makna literal dari proses fisik yang terjadi dalam pembuatan kue.
Strategi Jawaban: Dalam teks prosedur, fokus pada makna literal dari setiap kata kerja atau kata sifat yang menggambarkan proses fisik. Pilih jawaban yang menjelaskan perubahan fisik yang sebenarnya terjadi.

Sumber referensi: Pusmendik












