

- Soal TKA: 39
- Mata Pelajaran Wajib: Bahasa Indonesia
- Judul: Denotasi dalam Teks Laporan Observasi
- Kompetensi: Menganalisis makna kata denotasi dan konotasi.
- Subkompetensi: Membedakan penggunaan kata secara harfiah dan kiasan.
- Bentuk Soal: Pilihan Ganda (PG)
- Jenjang: SMA/MA/SMK/MAK
Bacaan:
Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) adalah subspesies harimau yang hanya ditemukan di Pulau Sumatera. Harimau ini memiliki tubuh yang lebih kecil dibandingkan subspesies harimau lainnya, dengan panjang tubuh mencapai 2,5 meter dan berat hingga 140 kilogram.
Bulunya berwarna orange dengan garis-garis hitam yang khas. Harimau Sumatera merupakan predator puncak dalam ekosistem hutan tropis. Mereka berburu mangsa seperti rusa, babi hutan, dan primata.
Sayangnya, populasi harimau Sumatera terus menurun akibat perburuan liar dan kerusakan habitat. Saat ini, diperkirakan hanya tersisa sekitar 400-500 ekor di alam liar. Upaya konservasi yang serius diperlukan untuk mencegah kepunahan spesies yang sangat berharga ini.
#1. Soal: Kata “predator” dalam kalimat “Harimau Sumatera merupakan predator puncak dalam ekosistem hutan tropis” memiliki makna denotasi…
Kunci Jawaban: B
Pembahasan: Kata “predator” memiliki makna denotasi “pemangsa atau hewan yang berburu mangsa lain”. Ini adalah istilah biologis yang merujuk pada organisme yang memperoleh makanan dengan cara memburu dan memakan organisme lain.
Analisis Soal: Soal ini menguji pemahaman siswa terhadap terminologi ilmiah dalam bidang biologi. Siswa harus memahami makna literal dari istilah teknis yang digunakan dalam teks laporan observasi.
Strategi Jawaban: Dalam teks ilmiah atau laporan, fokus pada definisi teknis yang tepat. Gunakan pengetahuan tentang istilah-istilah sains untuk memilih makna yang paling akurat secara ilmiah.

Sumber referensi: Pusmendik











