Ketika Handel berusia lima tahun, ia dibawa untuk mengunjungi anggota keluarga yang dipekerjakan sebagai kepala pelayan di rumah Adipati Johann Adolf I.
Setelah duduk di bangku organ, Handel tiba-tiba mulai bermain dan membuat semua orang takjub.
Sang adipati berhasil meyakinkan ayahnya bahwa ia harus menerima pelajaran musik.
Akhirnya ia belajar dengan Freidrich Wilhelm Zachow, salah satu komposer kerajaan.
Saat itu, Handel mulai diajarkan untuk bermain biola, organ, obo, dan harpsichord.
Pada usia 7 tahun, ia sudah memainkan harpsichord dan organ dengan terampil.

Dan ketika usianya menginjak 9 tahun, ia sudah membuat komposisi musiknya sendiri.
Jika Handel hidup di masa sekarang, tentu ia sudah dianggap sebagai anak gifted.
Atau mungkin, anak ajaib.
Pada akhirnya, sang ayah tidak menyukai Handel berkarier di bidang musik.
Namun, ia tetap memberikan jalan bagi Handel dalam menampilkan bakatnya.
Keinginan hati yang kuat membawa Handel menjalani takdirnya sebagai musisi dan komposer besar yang sangat berpengaruh.
Di kemudian hari, Haydn, Mozart, Bach, dan Beethoven bahkan sangat mengagumi karya-karya Handel.

Sumber dan Kontributor
- Penyunting: elibrary.id
- gasbanter.com
- idntimes.com