elibrary.id

Gerakan Indonesia Cerdas Literasi

Aku Cinta Rasul: Nabi Ilyas As, Berdakwah dengan Berpindah-pindah (97)

Bani Israel memang keras kepala.

Di belakang sikap mereka yang menertawakan Nabi Ilyas, mereka menaruh dendam.

Mereka tidak suka Ba’al dilecehkan, dengan licik mereka menyusun siasat untuk menyiksa dan mempengaruhi pengikut Nabi Ilyas agar kembali menyembah Ba’al.

“Jangan pernah berbicara apalagi berdagang dengan pengikut Ilyas, kucilkan mereka!”

Pengikut Nabi Ilyas semakin tertekan.

Mereka semakin sengsara dan kelaparan.

Belum lagi kekerasan yang harus mereka terima dari penguasa Ba’labak.

“Setiap hari kalian akan aku beri makan enak,” ucap penguasa sambil menyodorkan makanan lezat sebaki besar.

“Dengan syarat, tinggalkan Ilyas. Maka kalian bisa makan enak atau kalian akan kusiksa sampai mati.”

 

Sumber dan Kontributor

Baca juga:  Peperangan Pada Masa Nabi Zulkifli

Hak Cipta Dilindungi Undang-undang

Isi buku ini, baik sebagian maupun seluruhnya, dilarang diperbanyak dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari penerbit, kecuali dalam hal pengutipan untuk keperluan penulisan artikel atau karangan ilmiah.

Pengunjung: 0 Hari Ini: 0

Pencarian

Bagikan Info

Facebook
WhatsApp
Pinterest
Twitter
Telegram
LinkedIn

Bahasan Terpopuler

Informasi Lainnya

Jelajah E-Library

💳 Donasi via PayPal 🤲 Dukung via Kitabisa
error: Content is protected !!

Permintaan Ditolak

Akses ditolak karena tautan yang dituju tidak tersedia. Terima kasih.

Gerakan Indonesia Pintar

Dukung Gerakan Indonesia Pintar untuk membantu jutaan anak Indonesia mendapatkan akses bacaan gratis berkualitas.

Logo Gerakan Indonesia Pintar