Ruru Rusa suka menyombongkan kecepatan larinya.
Suatu hari, Ruru menantang Puput Siput untuk lomba lari dari batu kesatu sampai batu kesebelas.
Ruru sudah yakin pasti akan menang, karena Puput berjalan sangat lambat.
Pada hari perlombaan, Puput sudah menyiapkan sepuluh ekor siput dengan wajah persis dirinya.
Setiap ekor siput itu disuruh menunggui batu, mulai dari batu kedua hingga batu kesebelas.
Puput sendiri akan berada di batu kesatu, tempat dimulainya perlombaan.
Saat pertandingan dimulai, Ruru langsung berlari kencang mendahului Puput.
Selang beberapa lama, ia sudah sampai di batu kedua.
Nafasnya terengah-engah. “Aku yakin Puput jauh tertinggal di belakang. Puput, sekarang kau ada di mana?”
Teman Puput yang disuruh menunggui di batu kedua pun menjawab, “Aku ada tepat di belakangmu.”
Ruru pun terkejut tidak menyangka Puput bisa mengejarnya.
Ia tak tahu kalau siput itu sebenarnya temannya Puput.
Ia pun segera kembali berlari kencang.
Hal yang sama terjadi berulang kali, hingga ke batu kesepuluh.
Setiap kali sampai di batu, Ruru melihat Puput selalu sampai pertama, sebelum dirinya datang.
Memasuki batu kesebelas, Ruru sudah kehabisan napas.
Ia pun jatuh pingsan tak sadarkan diri.
Akhirnya perlombaan itu pun dimenangkan Puput Siput. ***
Pesan Cerita
Setiap diri kita memiliki kelemahan dan kelebihan. Suatu kelemahan bisa menjadi sebuah kekuatan bila kalian bisa mengatasi kelemahan itu dengan kecerdikan.
Sumber dan Kontributor
- Judul: 33 Fabel Dunia for Kids, Dongeng Binatang Inspiratif Sepanjang Masa
- Cerita: Kak Nurul Ihsan
- Ilustrasi: Aep Saepudin
- Penerbit: Oase Bandung
Hak Cipta Dilindungi Undang-undang
Semua konten ini, baik sebagian maupun seluruhnya, dilarang diperbanyak, dishare, didownload, atau dipublikasikan ulang dalam bentuk apa pun, tanpa izin tertulis dari penerbit dan admin elibrary.id.