Gerakan Indonesia Cerdas Literasi

/
/
Nabi Musa dan Nabi Khidir
Mereka pun berjalan sampai mereka menemukan sebuah perahu. Nabi Khidir mengajak Nabi Musa menaiki perahu tersebut. Ketika mereka sudah menaiki perahu itu, Nabi Khidir malah melubanginya. Hal itu membuat Nabi Musa heran. (Naskah & Ilustrasi: Kak Nurul Ihsan & Uci Ahmad Sanusi/Smartbook/elibrary.id)

Nabi Musa dan Nabi Khidir

Table of Contents

Suatu waktu, Nabi Musa bertemu dengan Nabi Khidir.

“Bolehkah aku mengikutimu supaya engkau dapat mengajarkan ilmumu kepadaku,” ucap Nabi Musa kepada Nabi Khidir.

“Sesunguhnya engkau tidak akan sabar pergi bersamaku,” ucap Nabi Khidir.

“Insya Allah aku akan sabar mengikutimu. Aku tidak akan menentang semua perbuatanmu,” ucap Nabi Musa lagi.

“Baiklah, engkau boleh ikut,” kata Nabi Khidir akhirnya mengizinkan.

“Namun engkau tidak boleh bertanya apapun yang aku lakukan sampai aku menerangkannya kepadamu,” ucap Nabi Khidir lagi.

“Ikuti aku,” sambung Nabi Khidir.

Mereka pun berjalan sampai mereka menemukan sebuah perahu.

Nabi Khidir mengajak Nabi Musa menaiki perahu tersebut.

Ketika mereka sudah menaiki perahu itu, Nabi Khidir malah melubanginya.

Hal itu membuat Nabi Musa heran.

“Mengapa engkau melubangi perahu ini, akibatnya kita akan tenggelam?” tanya Nabi Musa benar-benar keheranan.

“Bukankah aku sudah bilang engkau tidak akan sabar pergi denganku,” ucap Nabi Khidir tenang.

“Maaf, aku lupa, aku mohon izinkan aku tetap pergi bersamamu.” ***

Pesan kisah:

Tanpa sikap sabar, akan banyak masalah buruk terjadi.

Sumber dan Kontributor

Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang

Semua konten ini, baik sebagian maupun seluruhnya, dilarang diperbanyak/dishare/didownload/dikomersialkan/dicetak/dipublikasikan ulang dalam bentuk apa pun, tanpa izin tertulis dari penerbit dan admin elibrary.id.

Informasi Post

Sumber Gambar

:

Mereka pun berjalan sampai mereka menemukan sebuah perahu. Nabi Khidir mengajak Nabi Musa menaiki perahu tersebut. Ketika mereka sudah menaiki perahu itu, Nabi Khidir malah melubanginya. Hal itu membuat Nabi Musa heran. (Naskah & Ilustrasi: Kak Nurul Ihsan & Uci Ahmad Sanusi/Smartbook/elibrary.id)
Pengunjung: 0 Hari Ini: 0
💳 Donasi via PayPal 🤲 Dukung via Kitabisa
error: Content is protected !!

Permintaan Ditolak

Akses ditolak karena tautan yang dituju tidak tersedia. Terima kasih.

Sambut Bulan Suci Ramadhan 2026