
- Kompetensi: Memahami makna kata dalam teks sesuai konteks penggunaannya.
- Subkompetensi: Membedakan makna denotatif dan konotatif kata/ungkapan dalam kalimat.
- Bentuk Soal: Pilihan Ganda Kompleks (MCMA).
#1. Pemahaman Makna Denotatif dan Konotatif. Soal: Perhatikan kalimat-kalimat berikut! 1. Para petani mulai menuai padi di sawah mereka. 2. Akhirnya ia menuai kegagalan setelah berjuang sekian lama. 3. Adik membeli bunga mawar di toko dekat rumah. 4. Wajahnya merah padam menahan amarah. 5. Polisi menemukan barang bukti di lokasi kejadian. Kalimat yang menggunakan kata/ungkapan secara denotatif adalah …
Select all that apply:
Kunci Jawaban: A dan B (1 & 3) dan (1, 3, & 5)
Pembahasan Lengkap
Makna denotatif adalah makna kata yang sesuai dengan pengertian aslinya dalam kamus (KBBI) dan dapat dibuktikan secara langsung.
Makna konotatif mengandung makna tambahan atau kiasan yang tidak secara langsung merujuk pada arti sebenarnya.
Dalam konteks pembelajaran Bahasa Indonesia SMA, siswa perlu menguasai pembedaan ini agar tidak salah tafsir dalam membaca teks berita, sastra, maupun ilmiah.
Analisis setiap pernyataan:
- Menuai padi → denotatif. Kata “menuai” di sini berarti memotong padi yang telah masak. Ini sesuai arti kamus.
- Menuai kegagalan → konotatif. Tidak ada kegiatan memotong “kegagalan” secara fisik, melainkan bermakna kias: mendapatkan atau mengalami kegagalan.
- Bunga mawar → denotatif. Merujuk langsung pada tumbuhan berbunga dengan jenis tertentu.
- Merah padam → konotatif. Digunakan sebagai ungkapan untuk menggambarkan kemarahan yang memuncak, bukan benar-benar warna fisik wajah yang diukur.
- Barang bukti → denotatif. Istilah ini memiliki definisi jelas dalam hukum: benda yang dapat digunakan untuk membuktikan suatu tindak pidana.
Alasan kunci jawaban:
- Pilihan A (1 dan 3) benar, karena kedua kalimat itu murni denotatif.
- Pilihan B (1, 3, dan 5) juga benar, karena ketiganya memuat makna yang sesuai kamus.
- Pilihan lain salah karena memasukkan unsur konotatif (2 atau 4).
Kesimpulan:
Memahami makna denotatif dan konotatif penting untuk menginterpretasikan informasi dengan akurat.
Dalam teks berita, penggunaan denotatif menjaga objektivitas, sementara konotatif sering dipakai di teks sastra untuk menambah efek estetik atau emosi.
Kesalahan membedakan keduanya dapat mengubah persepsi pembaca.
Referensi:
- KBBI V (2021), Badan Bahasa Kemendikbud
- Keraf, Gorys. (2007). Diksi dan Gaya Bahasa. Gramedia Pustaka Utama
- Tarigan, Henry Guntur. (2009). Pengajaran Semantik. Angkasa


- Tema: TKA (Tes Kemampuan Akademik)
- Mata Pelajaran: Bahasa Indonesia
- Jenjang: SMA/MA
- Alokasi Waktu: 120 menit
- Jumlah Soal: 50 butir
- Bentuk Soal: Pilihan Ganda Kompleks (MCMA)
- Sumber video:
- Download Latihan Soal: klik di sini
- Supported by: BIMBEL TRIDAYA

Time's up













