

- Soal TKA: 29
- Mata Pelajaran Wajib: Bahasa Indonesia
- Judul: Ambiguitas dalam Iklan
- Kompetensi: Menganalisis makna kata denotasi dan konotasi.
- Subkompetensi: Membedakan penggunaan kata secara harfiah dan kiasan.
- Bentuk Soal: Pilihan Ganda Kompleks Kategori: “Setuju” atau “Tidak Setuju” (PGK Kategori)
- Jenjang: SMA/MA/SMK/MAK
Soal Cerita: Sebuah iklan minuman energi menyatakan: “Dapatkan energi ekstra untuk menjalani hari!” Seorang konsumen mengeluh karena merasa tidak mendapatkan tambahan energi secara biologis seperti yang diiklankan.
#1. Pernyataan: Saya setuju dengan keluhan konsumen karena iklan tersebut menggunakan makna denotatif dari kata “energi” yang menyesatkan.
Kunci Jawaban: Tidak Setuju
Pembahasan: Bahasa iklan sering menggunakan makna konotasi dan sugesti. “Energi ekstra” dalam iklan lebih bermakna konotasi (semangat, vitalitas) untuk menjalani aktivitas, bukan janji scientifically proven untuk menambah energi biologis dalam tubuh. Konsumen diharapkan dapat memahami pesan iklan secara kias.
Analisis Soal: Soal menguji kemampuan kritis dalam menyikapi bahasa iklan yang penuh dengan makna konotasi.
Strategi Jawab: Selalu kritislah terhadap bahasa iklan. Iklan hampir selalu menggunakan makna konotasi untuk membujuk.

Sumber referensi: Pusmendik












